Jun
30

gpsToyota sepertinya selalu menjadi buah pembicaraan di bidang otomotif. Mulai dari berita bahwa Toyota akan menggeser General Motors dari pabrikan nomor satu dunia, sampai sampai teknologi fenomenal hybrid. Toyota sempat mengembangkan software pemetaan GPS yang bukan Cuma memberikan update lalulintas real-time, tapi juga update terbaru jalan dari area yang dilalui oleh pengguna. Perusahaan Jepang ini sekarang ingin membuat software GPS-nya lebih maju selangkah, dengan sebuah sistem operasi yang dapat digunakan di mobil. Langkah ini akan membantu Toyota dalam mengembangkan teknologi software lebih jauh, dan tetap manjaga kompetisi dengan pabrikan lain.

Daripada menggunakan software terpisah dari produsen lain, pendekatan Toyota lebih spesifik, dengan sistem operasi yang terintegrasi dan dapat digunakan di berbagai macam kendaraan, mulai dari Toyota Yaris sampai sedan mewah Lexus LS600L. Pabrikan lain sedang melakukan penjajakan dengan menggunakan sistem operasi pihak ketiga. Contohnya, BMW menggandeng Microsoft dengan menggunakan sistem operasi Windows CE untuk sistem iDrive. iDrive membuat pengemudi dapat mengatur banyak fungsi kendaraan, seperti navigasi GPS, komunikasi, HVAC, radio/CD/DVD dan fungsi-fungsi lainnya. Sistem operasi yang sedang dikembangkan Toyota adalah hasil kerja sama dengan Denso Corp. dan Aisin Seiki Co.Ltd.

Jun
26

Bagaimana Cara Kerja BAR CODE

Posted In: Gadget, Tugas TRO by Irfan Taufik

barcodeKetika kita melihat dan membayangkan betapa panjangnya antrian di depan kasir pada sebuah pusat perbelanjaan, atau betapa sibuknya staf EDP memasukkan data, seandainya pusat perbelanjaan tersebut tidak menggunakan bar code. Sederetan angka dan garis-garis itu telah membantu penghematan waktu dan tenaga yang biasa.

Jika Anda cermati, hampir setiap benda yang diproduksi secara massal melengkapi kemasannya dengan bar code. Ada beberapa tipe bar code yang dikenal luas saat ini, antara lain UPC code, EAN code, CPC binary, Pharmacode, dan lain-lain. Namun, kali ini hanya membahas UPC Universal Product Code) yang digunakan sebagai standar bar code untuk etail hampir di seluruh dunia. Apa Itu Bar Code UPC? Bar code UPC mulanya dicipakan untuk membantu toko-toko grosir mempercepat proses pengece-kan, dan pelacakan inventaris mereka.

Kesuksesan bar code UPC membuatnya lebih banyak diadopsi untuk ke pentingan pendataan produk-produk retail atau konsumer. Bar code UPC pertama kali digunakan di AS pada tahun 1970-an. Produk pertama yang menggunakan teknologi ini adalah kemasan kotak permen karet. Walaupun dikembangkan oleh komunitas pengguna, seperti hal nya pada pengembangan software open source, penggunaan bar code UPC dikendalikan Uniform Code Council (UCC). Pabrik yang ingin meng gunakan bar code UPC ha rus mendaftarkan perusahaannya ke pada UCC. Kemudian UCC akan mengeluarkan enam di git nomor identitas pabrik (manu facturer identification number), dan menyediakan petunjuk penggunaan nya. Anda dapat melihat keenam nomor tersebut pada setiap dua belas digit bar code UPC, seperti yang tertera dalam kemasan setiap produk konsumer yang menggunakannya. Misalnya pada kotak pembungkus speaker Genius yang ada di meja redaksi PC Mild, tertera nomor 0 91163 80282 2. Anda dapat melihat pada setiap barcode UPC terdiri dari dua bagian, yakni sederetan garis hitam di atas kertas putih, dan dua belas digit ang ka. Garis-garis hitam memanjang inilah yang disebut dengan bar. Nomor identitas pabrik Genius ada lah ke enam angka pertama dari kode UPC, yakni 091163. Lima digit berikutnya, 80282, adalah nomor barang (item number). Sama halnya dengan IP address, satu bar code UPC hanya digunakan untuk satu barang. Angka terakhir dari bar code UPC disebut dengan check digit. Angka tersebut digunakan untuk memasti-kan apa kah nomor yang di-scan benar atau tidak.

[More]

Jun
25

samsung omniaKata Omnia diambil dari bahasa latin, yang artinya segalanya (everything). Ini memang menggambarkan karakteristik perangkat yang mencoba menyediakan segalanya. Tengok saja pilihan koneksinya yang meliputi HSDPA 3,5G, GPS, dan Wi-Fi. Dipadu dengan layar sentuh 3,2”, kamera beresolusi 5MP, dan sistem operasi Windows 6, Omnia memang perangkat yang komplit.

Ponsel terbaru dari Samsung, OMNIA baru saja diluncurkan termasuk di Indonesia dan sepertinya cukup menjanjikan untuk pengguna yang butuh banyak fungsi di ponsel mereka.

Ponsel OMNIA punyai bentuk yang cukup elegan dan tipis untuk sebuah smartphone yaitu 112 x 56 x 12,5 mm tetapi mempunyai ukuran layar yang cukup memadai (240 x 400 pixels).

Untuk mengakses menu dan lainnya, OMNIA mengandalkan teknologi yang disebut TOUCHWIZ UI dimana menu dapat diakses melalui Drag and Drop

Seperti yang dapat dilihat, OMNIA tidak mempunyai keyboard QWERTY ataupun tombol keypad sehingga semua fungsi harus dijalankan melalui sentuhan jari ataupun menggunakn pen stylus yang ada. Bagi kami sendiri kurang menyukai hal seperti ini karena akan merepotkan, terutama pada saat akan menulis SMS maupun melakukan panggilan telpon.

Mengenai spesifikasi yang ada di OMNIA memang cukup menjanjikan dengan dukungan beberapa teknologi terkini seperti Windows Mobile 6.1, kamera 5 megapixels, HSDPA, Bluetooth, USB 2.0, WiFi, FM radio dan built-in GPS.Untuk masalah hiburan (entertainment), OMNIA dapat memutar berbagai macam format audio dan video seperti MP3, AAC (+), WMA. ORG, AMR, DivX, Xvid, MP4, WMV dan lainnya.

Sedangkan untuk kapasitas penyimpanan, OMNIA menyediakan dukungan untuk kartu memori micro SDHC sampai 16GB.

Mengenai harga sekitar Rp. 7.000.000 – Rp. 8.000.000.

Berikut spesifikasi dari HP Samsung OMNIA secara lenkap :

Processor : 624MHz Marvell PXA312 processor

Memory : ROM 256 MB, RAM 128 MB, 8 GB/16 GB internal memory

Navigation Button : QWERTY Keyboard with Access buttons

Input Method : Touch Screen with Handwriting recognition and Accelerometer sensor for auto-rotate

Battery : Li-Ion 1440 mAh, Stand-by Up to 500 h, Talk time Up to 5.5 h

AC Adapter : Yes

Connectivity : Wi-Fi, Bluetooth v2.0 with A2DP, Built-in GPS navigation, USB

Wireless LAN : Wi-Fi 802.11b/g

Integrated Bluetooth : Bluetooth v2.0 with A2DP

Integrated GSM/GPRS : GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 / HSDPA 3.5G 7.2 Mbps

Display : 240 x 400 pixels, 3.2 inches, 65K colors

Audio : Available

Multimedia : 5 MP, 2592õ1944 pixels, autofocus, image stabiliser, video, flash; secondary videocall camera

Expansion Slots : microSD (TransFlash)

Operating System : Microsoft Windows Mobile 6.1 Professional

Other Software : Pocket Office, Java MIDP 2.0, Callia Player, Callia Reader, Opera Mobile 8.65

Dimensions : 112 x 56.9 x 12.5 mm

Weight : 122 g

Warranty : 1-year Limited Warranty by Authorized Distributor